Friday, December 21, 2012

Semua dijemput datang!


Happiest Moment in Life


Wife asks husband,
“What is the happiest moment in your life?”

He looked at her face and said 

“It has not yet come..”

She fell silent for a moment, then she asked “And when will it be?”

He said 

“The day when you open the door and you say to me ‘my dear husband, Assalaamu 

alaykum wa rahmatullahi wa barakatuh’ in our palace in Jannah.”

Religios woman


Ibn 'Uthaymeen:

"Marry a religious woman. She will neither abuse your right 


nor reveal your secret and she will take care of your 

property and your child in the best way."

(Sharh al-Bukhari, Nikah, 2)

Mother of All Blessing


"If having a child is a blessing; a right wife is the mother of 

all blessings." SUBHANALLAH...


Sheikh Yasir Qadhi

Friday, November 30, 2012

Big Head vs Big Heart


BIG HEAD



vs

BIG HEART


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: 

Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa kalian, tetapi Allah melihat kepada hati kalian. (HR Muslim)

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda 

Dan ketahuilah pada setiap tubuh ada segumpal darah yang apabila baik maka baiklah tubuh tersebut dan apabila rusak maka rusaklah tubuh tersebut. Ketahuilah, ia adalah hati (HR Bukhari 50 , HR Muslim 2966)

"Dan sungguh, akan Kami isi neraka jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka miliki hati, tetapi tidak dipergunakannya utk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka miliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda2 kekuasaan Allah), dan mereka punyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti haiwan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah." (Al-A'raf: 179)

Thursday, November 29, 2012

Renungan yang menginsafkan

Aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan.

Keyakinan hanya tinggal pemikiran yang tidak berbekas.

Banyak orang baik, tetapi tidsk berakal.

Ada orang berakal, tetapi tidak beriman.

Ada yang lidahnya fasih, tetapi hatinya lalai.

Ada yang khusyuk, namun sibuk dalam kesendirian.

Ada ahli ibadah, namun mewarisi kesombongan iblis.

Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat,

dan ada yang banyak menangis karena kufur nikmat.

Ada yang murah senyum, tapi hatinya mengumpat.

Ada yang berhati tulus, tapi wajahnya cemberut.

Ada yang berlisan bijak, tapi tak memberi teladan

dan ada penzina yang tampil menjadi figur.

Ada orang punya ilmu, tapi tidak paham dalam menjalankan.

Ada yang pintar, tapi membodohi.

Dan ada yang bodoh, tapi tak tahu diri.

Ada orang beragama, tapi tidak berakhlak.

Ada yang berakhlak, tapi tidak bertuhan.

LALU DIANTARA SEMUA INI, AKU DIMANA?"

~Ust.Khairul Meria pengurus dewan syariah Nanggroe Aceh Darussalam.~
Buku : Super Murabbi.

Jangan pernah bosan untuk bertaubat


"If you find a darkness in your heart after a sin you did, know then that in your heart there is light, because of this light you felt the darkness"

Ibn Qayyim Al Jawzi





The truth about street protest

 
One of the comment over this photo in Facebook stunned me

"Stop protest at the Embassy and protest to Allah in the Masjid at Salutul Esha and Salatul-Fajr in these numbers every Night And Morning. We will definitely get victory over the Disbelievers. Inshallah."

And I'm totally speechless. T__T

A Palestinian said "Don't cry for us. We cry for you because you can't die a Shaheed like us". Subhan'Allah T__T

 

Tuesday, November 27, 2012

Kita satu usrah kan?


Akhi yang aku sayangi,

bila kita berbicara mengenai usrah, ia bukanlah sekadar satu program mingguan yang kita datang. Kemudian kita tilawah sama-sama. Kita tadabbur makna quran, lalu diberi pengisian oleh murabbi kita lalu kita nanges teresak-esak sampai basah baju-baju kita.

Kemudian bincang manhaj sama-sama. Yang lain khusyuk mendengar sambil menulis. (ada jugak yang malas menulis, main henpon je). Seterusnya sembang qodoyah, tutup majlis, Lalu tutup majlis dan kita buat kerja masing-masing. ' Kau dengan dunia kau, aku dengan dunia aku'

Akhi yang aku hormati,

Usrah itu adalah satu keluarga. Yang mana murabbi kita berperanan sebagai ayah dalam hubungan hati. Qaid dalam memberi pengarahan kepada kita. Syeikh dalam membangunkan ruhi kita. Juga ustaz dalam mengajarkan ilmu dan membina fikrah kita.

Manakala kita pula akhi, adalah adik beradik. Yang mana kita disatukan atas dasar keimanan dan kasih-sayang.

Perumpamaan kita seperti sebuah tubuh wahai akhil kareem. Apabila salah satu dari tubuh kita sakit, maka akan seluruh angota tubuh akan turut memberi respon kepada kesakitan tersebut.

Begitulah kita.

Maka tatkala ikhwah seusrah kita sedang mengalami kesakitan (futur, sedih, kecewa) adakah kita turut memberi respon kepada kesakitan itu? Atau sekadar berkata, ''aku adalah aku, dan engkau dengan hidupmu. ''

Kesimpulan :

Azab neraka tu amat pedih. Sesuai bagi manusia yang hanya hidup untuk dirinya sahaja.

Narrated by: Akhi Ramadhan Lotphi
http://www.facebook.com/silent.muharrik
"Selemah-lemah ukhuwah ialah berlapang dada, dan sehebat-sehebat
ukhuwah ialah mendahului kepentingan ikhwah lain" ISHAB


Saturday, November 17, 2012

El-Qassam Brigade (EQB)


“Brigade Izzudin Al Qassam” a.k.a El Qasam Brigade (EQB) adalah cabang bersenjata Gerakan Perlawanan Islam (Hamas). Bahasa, dalam bahasa Arab “Iz” berarti dukungan, kepatuhan, atau kebanggaan, dan “Din” berarti agama. Al-Qassam dapat diterjemahkan ke sebagai pembagi. Secara historis, Izzudin Al Qassam adalah nama pelopor seorang mujahid yang mati syahid pada tahun 1935 di dekat Jenin. 
 
Al-Qassam dilahirkan di Syiria dan diusir ke Palestina untuk melawan pendudukan Perancis di Suriah dan Lebanon. Di Palestina, ia melanjutkan perjuangannya melawan pendudukan Inggris yang telah berjanji untuk membuat negara untuk orang Yahudi sebuah tanah air dengan mengorbankan penduduk.

Latar Belakang:

Pada tahun 1984 Syekh Ahmad Yassin, Dr Ibrahim Al-Maqadema, Sheikh Salah Shehada dan ikhwah lain mulai mempersiapkan pembentukan organisasi bersenjata untuk melawan pendudukan. Berkonsentrasi pada usaha mereka mendapatkan senjata untuk aktivitas perlawanan di masa depan. Namun, anggota kelompok itu ditangkap dan senjata disita. Pada saat itu, kelompok ini tidak beroperasi atas nama Hamas atau Al-Qassam Brigade.

Pada tahun 1986 Sheikh Salah Shehada membentuk jaringan sel-sel perlawanan yang disebut “Al Mujahidin Al Filistin” (para pejuang Palestina). Jaringan ditargetkan pendudukan tentara Zionis dan pengkhianat. Jaringan ini terus bekerja sampai 1989; dan operasi mereka yang paling terkenal adalah penculikan dua tentara pendudukan: Ilan Sadoon dan Avi Sasbortas. Selain itu, Hamas (resmi didirikan pada tanggal 14 Desember 1987) dibentuk jaringan serupa lainnya, seperti “Brigade Abdullah Azzam” dan “Majd,” menjadi yang terakhir cabang keamanan terhadap pengkhianat.
Pada pertengahan 1991, Brigade Izzudin Al Qassam dikenal sebagai cabang bersenjata Hamas.

Misi:

Brigade Izzudin Al Qassam didirikan di tengah-tengah Intifadah Palestina (1987-1994) melawan pendudukan Zionis. Didirikan pada puncak pendudukan dan penindasan terhadap perlawanan bersenjata populer, EQB menganggap usahanya sebagai bagian dari gerakan perlawanan terhadap pendudukan Zionis di tanah Palestina, yang telah berlangsung sejak pendudukan Inggris. Dalam terang pemahaman ini, EQB bertujuan: “Untuk memberikan kontribusi dalam upaya membebaskan Palestina dan mengembalikan hak-hak rakyat Palestina di bawah ajaran Islam suci Al-Qur’an, Sunnah Nabi Muhammad SAW dan perihidup para penguasa Muslim dan ulama terkenal karena kesalehan dan dedikasi.”
Untuk itu terjadi, Brigade Izzudin Al Qassam bekerja untuk:

· Menimbulkan semangat Jihad (perlawanan) di antara orang Palestina, Arab dan Muslim;
· Mempertahankan Palestina dan tanah mereka melawan pendudukan Zionis dan agresinya;
· Memerdekakan Palestina dan tanah dirampas oleh pasukan pendudukan dan pemukim Zionis.
Brigade Izzudin Al Qassam didirikan di tengah-tengah Intifadah Palestina (1987-1994) melawan pendudukan Zionis. Didirikan pada puncak pendudukan dan penindasan terhadap perlawanan bersenjata populer, EQB menganggap usahanya sebagai bagian dari gerakan perlawanan terhadap pendudukan Zionis di tanah Palestina, yang telah berlangsung sejak pendudukan Inggris

Anggota dan organisasi:

Jumlah Brigade Izzudin Al Qassam anggota hanya diketahui pimpinan Brigade, yang mengadopsi prinsip kerahasiaan dalam organisasi dan rekrutmen.
Organisasi Brigade Izzudin Al Qassam adalah jaringan sel-sel khusus operasi di seluruh Jalur Gaza dan Tepi Barat. Sel-sel bekerja secara independen satu sama lain di bawah petunjuk dari kepemimpinan Brigade. Merekrut diwajibkan untuk memenuhi persyaratan kesalehan moral, integritas, dan keteguhan serta persyaratan fisik dan pendidikan untuk tugas yang akan diberikan kepada mereka.

Sejak Brigade Izzudin Al Qassam bergerak dalam jangka panjang, pertempuran tanpa henti melawan pendudukan tentara dan cabang keamanan, menghadapi berbagai tindakan tegas dan berkesinambungan dengan keamanan pekerjaan dan mesin militer. Ratusan anggota Brigade Izzudin Al Qassam telah terbunuh atau dipenjara. Selain itu, Otorita Palestina retak di atas Brigade from 1995-2000 dan menangkap ratusan anggota dan komandan.
Lebih dari delapan ratus anggota telah mati syahid sejak meletusnya Intifadah Al-Aqsa pada September 2000.

Halangan & Prestasi:

Palestin menghadapi banyak kesulitan dan hambatan dalam perjuangan mereka menuju kebebasan.pendudukan Keamanan dan mesin militer adalah contoh utama terorisme yang disponsori negara terhadap rakyat Palestina. Untuk mencapai kebijakan ilegal mereka, pasukan pendudukan menggunakan konsep hukuman kilektif, penyiksaan, blokade, pembunuhan, dan penggunaan kekuatan yang tidak terkendali.Selain itu, mereka menggunakan tekanan, intimidasi dan intimidasi sebagai taktik untuk merekrut dan membujuk para pengkhianat dari kalangan rakyat Palestina, sebagai mata-mata bagi mereka terhadap pejuang. Kendala lain adalah kebutuhan yang dibutuhkan untuk melakukan perlawanan dan melawan pendudukan serta membela rakyat dan negara.

Brigade Izzudin Al Qassam telah bekerja sangat keras selama beberapa tahun terakhir untuk counter teroris kebijakan pendudukan. Dan di banyak kasus, Brigade Izzudin Al Qassam mencatat kemenangan mengejutkan terhadap sasaran-sasaran militer yang sangat tertutup dan terlindungi.

Dihadapkan dengan mesin militer dan keamanan negara adikuasa regional, Brigade Izzudin Al Qassam mengandalkan dukungan Allah SWT selama perjuangan. Setelah itu, kekuatan Brigade berasal dari keyakinan yang kuat dalam menuntut keadilan bagi Palestina, dan keyakinan bahwa pengorbanan akan mengalahkan arogansi agresor.
Melalui tekad, dedikasi, dan kecerdasan dalam memanfaatkan kelemahan pendudukan, komando tentara pendudukan memutuskan untuk menarik diri dari dalam Jalur Gaza, dan untuk mempertahankan pendudukan melalui kontrol perbatasan dan wilayah udara dan batas maritim.

Demikianlah, Brigade Izzudin Al Qassam yakin bahwa selesainya pembebasan Gaza akan terpenuhi, dan bahwa pembebasan tanah Palestina akan terwujud.
 
  
Memperingati Ahmad al-Jabary, Ketua Umum EQB yang syahid dibom rejim Zionist Lahanat!
Gambar kronilogi Ahmad Jabari menemui Syahid (sumber)
 Allahumansiril Ikhwan wa Mujahidin Fi Filistin.
 Allahumansiril Ikhwan wa Mujahidin Fi Filistin.
 Allahumansiril Ikhwan wa Mujahidin Fi Filistin.
 
 wa Fi Sur'ia, wa Fi Rohingya, Fi Kulli Makan wa Fi Kulli Zaman.

Sunday, November 4, 2012

Delegasi Bengis Terbaik Yang Pernah Datang Kepada Rasulullah

[Anthony Quinn sebagai Saidina Hamzah dalam The Message]

Seorang sahabat Rasulullah, telah dikirimkan oleh Rasulullah SAW ke pedalaman sampai ke perkampungan Bani Sa'd bin Bakr untuk melakukan misi Dakwah.
Diantara warga Bani Sa'd yang ikut menghadiri majlis sang da'e dari Madinah itu adalah Dhimam bin Tsa'labah As-Sa'diy, atau At-Tamimi, dari Bani Sa'd bin Bakr.
Dhimam, merasa tenteram terhadap apa yang disampaikan sang da'e.
Kemudian Bani Sa'd bersepakat untuk mengutus Dhimam sebagai delegasi, langsung menemui Rasulullah SAW di Madinah.
Menurut satu riwayat, Dhimam datang ke Madinah pada tahun 9 H.
Sesampainya di Madinah, Dhimam menambatkan untanya di salah satu sudut masjid nabawi.
Dia pun memasuki masjid nabawi dengan membawa tongkatnya, sambil melangkahi barisan para sahabat yang sedang mengikuti majlis Rasulullah SAW dan saat dia datang, karena rambutnya panjang, ia gulung rambutnya dalam dua gulungan; sebelah kanan dan sebelah kiri.

Monday, October 29, 2012

Punk Rock

[Dulu2 saya tak minat Punk Rock, Saya minat Genre lain. Ngee]
Dulu masa kat sekolah, member-member keliling saya semua layan Punk Rock. Nama-nama seperti Mxpx, NOFX, Bad Religion, AFI, Blink 182 (sebelum jadi mainstream), dan entah berapa puluh bahkan ratusan band dari negeri omputeh, sudah tidak asing lagi di kalangan para pelajar sekolah menengah era awal 2000. 

Tak kira sekolah harian, MRSM, SBP mahupun Sekolah Agama Rakyat , boleh kate, semua student sekolah menengah minat Punk Rock atau kalau tak minat pun, et lis dengar lagu Punk Rock.  

Kaset-kaset, Cakera Padat,dan VCD band-band Punk Rock berjaya menempati dan memenuhi rak-rak buku para pelajar, yang sepatutnya di isi dengan buku-buku PMR, Novel Anak Din Biola, dan Soal Latih Tubi PMR terbitan Sasbadi. Eh.

Wednesday, October 24, 2012

12 Pesanan Syeikh Hamed pada Bulan Dzulhijjah

Rabbaniyah di 10 Hari Bulan Dzulhijjah
oleh: Fadhilatul Ustadz Muhammad Hamed Eliwa
 

الحمد لله وحده، والصلاة والسلام على من لا نبي بعده؛ سيدنا محمد بن عبد الله،
وعلى آله وصحبه ومن والاه، وبعد..
Hari-hari hilal bulan Dzulhijjah menemui kita. Hari-hari musim kebaikan kembali menghampiri kita. Bulan penuh berkah dan limpahan kebaikan berisikan seutama-utama kewajiban agama. Yaitu kewajiban berhaji dengan manasik, perjalanan iman dan ibadah, makna pengorbanan, pengabdian, jihad dan mujahadah.
Sepanjang kehidupan seorang muslim penuh istimewa dengan berbagai amal shalih, ibadah-ibadah yang dianjurkan, keta’atan sepanjang waktu, perjalanan menuju Allah Azza wa Jalla, tanpa ada kemalasan, keberatan, futur dan berhenti. Artinya bahwa kehidupan seorang muslim hendaknya semuanya berupa ibadah, keta’atan, amal sholeh yang mengantarkan dekat dengan Allah Azza wa Jalla.Inilah, jamuan Allah kami persembahkan di hari-hari istimewa, hari 10 Dzulhijjah. Dari Muhammad bin Masalah Al-Anshari ra. berkata, Rasulullah bersabda:
“إِنَّ لِرَبِّكُمْ فِي أَيَّامِ دَهْرِكُمْ نَفَحَاتٍ، فَتَعَرَّضُوا لَهُ، لَعَلَّهُ أَنْ يُصِيبَكُمْ نَفْحَةٌ مِنْهَا، فَلا تَشْقَوْنَ بَعْدَهَا
أَبَدًا” (رواه الطبراني في الكبي).
“Sesungguhnya bagi Tuhan kalian di hari-hari sepanjang tahun kalian ada nafahat –tiupan atau jamuan-, maka mendekatlah kepadanya, boleh jadi tiupan itu akan mengenaimu, sehingga kalian tidak akan pernah celaka selamanya.” HR. At-Thabrani

Friday, October 19, 2012

Su'u Dzan: "Telegram" Dari Allah?

[sekadar hiasan]
Pernahkah anda ditegur oleh Allah SWT secara tidak langsung? Saya yakin jawapan anda yang paling tak kurang pun, tentunya 

"ermmmm, macam pernah.Kot"

Dalam kes berburuk sangka, setiap dari kita pasti akan melaluinya. Pernah suatu ketika, saya  teringat akan kesalahan, dan kejelakan seseorang terhadap saya. Dan tidak semena-mena buruk sangka merasuki diri ini. Mulalah, pelbagai sangkaan dan andaian saya buat-buat terhadap orang tersebut. 

Tuesday, October 16, 2012

Merenung ke Dalam Diri di Sepanjang Jalan Dakwah

[kredit]
 "Tanggungjawab duah terhadap orang lain tidak harus memalingkan mereka dari tanggungjawab terhadap diri mereka sendiri. Dan bahawa kesibukan mereka berusaha memperbaiki manusia seharusnya tidak memalingkan mereka daripada mengislahkan hal keadaan mereka."
(Syeikh Hamid Eliwa)

Menjadi kewajipan para duah (pendakwah) untuk merenung jauh ke dalam diri mereka sendiri dan bermujahadah dengan bersungguh-sungguh melawan kehendaknya. Mereka hendaklah sentiasa tegas dalam bermuhasabah dan jangan sekali-kali meremehkan usaha ini dalam apa keadaan sekalipun. Mereka hendaklah setiasa mengambil ‘azimah’ dalam bermuhasabah sehinggalah Allah s.w.t. meluruskan urusanNya.

Friday, October 12, 2012

Sepi sejenak

[kredit]
Kaedah "Sepi sejenak" dalam dunia Kounseling sangat penting. Ia membantu Klien dan Kaunselor untuk menyusun berfikir dan melayan serta mengatur perasaan masing-masing.

Ia juga membantu untuk menjernihkan hati, membuang sifat mazmumah yang tiba-tiba muncul atau berubah niat. Masa itu, boleh buat koreksi diri seketika.
 
Banyak hadis yang mengajar kita untuk kawal lidah dari melafazkan segala yang terlintas dalam fikiran dan perasaan; disebut dalam bahasa arab sebagai: حديث النفس . Ada lintasan yang baik dan ada lintasan yang tidak baik. "Sepi Sejenak" sangat membantu ketika itu.
 

Tuesday, October 9, 2012

Ghairah!



"Bila kita menyambut tugas dakwah ini TIDAK sebagaimana sikap kita terhadap tugas yang menyangkut urusan peribadi kita , maka dakwah ini akan mengalami ke-KALAH-an yang nyata.

Oleh kerana itu, sambutlah tugas dakwah ini dengan penuh ke-GHAIRAH-an, (sebagaimana sikap kita terhadap urusan peribadi kita)"

- Syeikh Abu Ala Ali al-Maududi-

Wednesday, October 3, 2012

Video baru ISK 2012!

"Melihat kepada fenomena Arab Spring yang melanda Dunia Islam secara umum wa bil khusus (khususnya) Tunisia, Mesir, Libya, dan Yaman pada tahun 2011 yang lepas,

dan kemenangan ISLAM melalui parti2 politik Islamist dalam Pilihan Raya Mesir

khususnya FJP, sayap politik Ikhwanul Muslimin yang memenangi banyak kerusi di Dewan Rakyat dan paling penting memenangi jawatan Speaker Dewan Rakyat dan Presiden Republic Mesir,

maka, 



[kredit]


Secara automatic graph ISK kita dah NAIK sikit pada tahun ini! :)"


Seloroh seorang Ikhwah dalam Fesbuk.


Hmm, ya tak ya juga..Benar apa yang disebut ikhwah tersebut. Graf ISK yang penuh keramat itu, boleh dikatakan sedang berubah daripada paksi Y berada pada paras negatif sejak Kejatuhan Khilafah pada tahun 1924 kepada positif pada tahun 2011-2012 kini.


Oleh itu, kalau benarlah seperti yang "didakwa" oleh ikhwah mengenai Graf ISK, saya cadangkan Kita tambah satu lagi video sebagai untuk menceritakan Waqi' Ummat pada Zaman Kini, sebagai salah satu video dari video2 Feveret untuk Program ISK.


Kita letak video ni sebaris dengan video masalah Ummat (video yang touching dan sedih giler pasal perang2 melanda Ummat tu), video IPK (Manusia Robot Miswani) (made by seorang sister UK) dan video Shift Your Paradigm (made in UK by MSM)..


Mari saksikan video baru ISK ni!




P/S: Ni ijtihad saya jer, mungkin kena syura dengan Otai2 dulu. HeHe.

Apapun ayuh sama sama2 kita berusaha dan bekerja ke arah menaikkan lagi graph ISK kita tersebut!

"Saya hendaklah Yakin bahawa Masa depan milik ISLAM." Fathi Yakan


"Kita hendaklah Yakin akan kemenangan Islam pada masa akan datang, sebagai mana kita Yakin matahari akan terbit di sebelah timur pada pagi besok!" Hassan Al-Banna

Monday, October 1, 2012

Karena Jiwa Punya Hajat

[kredit]
"Jiwa-jiwa itu ibarat prajurit-prajurit yang dibaris-bariskan. 
Yang paling mengenal diantara mereka,
pasti akan saling melembut dan menyatu. 
Yang tidak saling mengenal di antara mereka,
pasti akan saling berbeda dan berpisah."

-Muhammad bin Abdullah, Sang Nabi Terakhir-

Keagungan. Keluruhan. Ketinggian. Hanya itu yang ada pada misi cinta. Romantika juga ada. Tapi tetap dalam bingkai itu. Kita sebut romantika perjuangan. Seperti ketika kita memandang indahnya pelangi yang menggores langit. Mengagumkan. Mempesona. Tapi ada jarak. Itu keindahan yang dilukis oleh nilai: kekuatan yang memvisualisasi sisi malaikat dari dalam diri kita diatas kanvas kenyataan, lalu melegenda dalam riwayat sejarah.


Tapi manusia tercipta dari tanah. Dan tanah punya tabiatnya sendiri. Juga punya rasa, punya mau, punya hajatnya sendiri. Juga punya permintaannya sendiri dari asal usul ini, kehidupan manusia tersublimasi menjadi riwayat yang rumit dan kompleks. Begitu juga cinta yang lahir dari sini. Kalau dalam cinta misi perasaan bergerak mengikiti pikiran dan nilai, dalam cinta perasaan dan jiwa bergerak memenuhi kebutuhannya sendiri. Kebutuhan akan kegenapan. Kebutuhan akan kesatuan.

Thursday, September 27, 2012

Cinta dan Benci

[kredit]

Sebanyak apapun amalan pribadi kita. Baik yang zahir maupun yag bathin. Yang tampak maupun yang luput dari pandangan manusia. Jika kita tak mampu mewujudkan cinta dan benci karena-Nya di alam realita kehidupan kita. Maka amalan itu tak mampu menolong kita di sana.


Saudaraku..
Abdullah bin Umar ra pernah berkata:

"Demi Allah, sekiranya aku berpuasa sepanjang hari tanpa putus. Ku dirikan shalat tahajjud setiap malam tanpa pernah tidur. Seluruh hartaku, ku infakkan di jalan Allah. Lalu aku menghadap-Nya di hari kepergianku, sementara tiada terpendam perasaan cinta di hati ini terhadap orang-orang yang mentaati Allah serta tiada kebencian terhadap ahli maksiat. Maka apa yang telah ku perbuat itu tak dapat memberiku manfaat sedikit pun jua di sana."
(Mawa'izh as shahabah, Shalih Ahmad al Syami).

Thursday, September 20, 2012

Murabbi Yang Sentiasa Belajar

Murobbi-Mutarabbi LOTR


" Ketika kita diberi nikmat oleh Allah swt untuk menjadi ‘murabbi’, hendaklah kita memahami bahwa ‘mad’u’ (binaan) kita hanyalah sebuah pemberian dan bukan kepunyaan kita. Di saat ‘halaqah / usrah’ berjalan, bukan hanya ‘mad’u’ (binaan) kita yang ditarbiyah, tetapi diri kita sebagai ‘murabbi’ juga melalui proses untuk lebih bersabar, bijaksana dan berfikiran lebih terbuka dalam membina. Sudah semestinya kita perlu menempatkan cinta dan perhatian kita kepada ‘mad’u’ (binaan) secara seimbang kerana cinta memerlukan jarak yang tepat untuk diluahkan.
Ia seumpama mencintai bunga mawar di mana janganlah kita petik dengan alasan ingin melindunginya kerana dengan yang demikian, kitalah yang sesungguhnya menghancurkan mawar tersebut.
Tapi, buatlah pagar di sekelilingnya agar tidak ada haiwan atau orang-orang yang hendak merosakkannya. Kemudian siramilah ia dengan sabar agar ia dapat tumbuh dengan indah dan mampu mengembang dengan baik
.
"


Menjadi ‘murabbi’ merupakan satu nikmat yang tersendiri dalam berdakwah kerana dengan cara itulah, kita telah melengkapkan diri kita dengan kedua-dua sudut tarbiyah yang bersepadu iaitu :

a. Membina.
b. Dibina.

Ia menjadi suatu yang penting kerana :

1. Menjadi murabbi adalah kewajiban (syar’ie dan jamaah).
2. Menjadi murabbi adalah sunnah rasul.
3. Menjadi murabbi adalah wasilah meningkatkan iman.

Sunday, August 26, 2012

We are indeed, the slave of Allah, aren't we?

I wish,
we both
live together
and forever in Jannah. :)

Saturday, July 28, 2012

Psikologi Seorang Adik

sekadar hiasan

Saya bangga dengan adik-beradik saya. Kami adalah 4 orang lelaki yang dibesarkan oleh seorang ayah yang kami panggil "abah", dan seorang ibu yang kami panggil "ummi" sejak kami mampu mengungkapkan kata-kata dan mengecam mana abah dan ummi.

Dalam keluarga, saya adalah anak kedua. Mendahului saya adalah seorang abang. Menjadi anak tengah merupakan sesuatu yang istimewa. Saya rasa laa... Kerana kita dapat jadi 2 watak dalam satu masa. Kita adalah seorang adik, dan kita juga akan jadi seorang abang. Walaubagaimana pun, menjadi anak tengah tidak lah seteruk yang digambarkan oleh drama series Malcolm in the middle.
Dulu saya suka tengok cite ni sambil makan. Namun setelah mempelajari bahawa
ianya adalah salah satu bentuk Jahiliyah Modern yang harus kita tinggalkan
maka Alhamdulillah sekarang saya sudah melupakannya.

Kerana, pada pendapat saya, jika menjadi anak sulong (pertama) dalam keluarga, amat sukar kita mendapat treatment dan priviledge seperti yang diperolehi oleh seorang yang bergelar adik. Begitu juga dengan seorang anak bongsu, yang tidak ada peluang untuk diberikan trust dan harapan menggunung sebagai mana yang diberikan kepada anak sulong.

Berbeza dengan seorang anak tengah. Dia tak terlalu dimanjakan, dan tak terlalu diharapkan. Tapi ini hanya observation yang saya dapat dari keluarga saya. Saya tak pasti keluarga anda bagaimana. Sebab tak semestinya kena ikut Teori saya ini. Contohnya, jika anda pernah membaca Komik Anak-Anak Sidek, Haji Sidek tetap meng"anak-emas"kan Ajib, anak kedua Haji Sidek. Manakala anak sulongnya, Bun kelihatan seolah-olah di anak tirikan. Tapi ini hanyalah berdasarkan cerita komik bibliography zaman akhir 90an. Wallahualam dalam keluarga sebenar Allahyarham Haji Sidek macam mana.


Apapun, yang menarik untuk dikongsi ialah, mengenai psikologi seorang manusia yang bergelar adik.
Bagaimana sifat adik, dan apa pandangan seorang adik kepada superior2 mereka yaitu abang-abang (atau kakak-kakak) mereka?

Harus diingat bahawa teori ini saya tidak ambil dari mana-mana buku psikologi. ini hanyalah pandangan dan pengamatan saya yang sedikit berminat dengan psikologi manusia. Terserah anda mahu terima ini sebagai teori atau tidak. Saya perhatikan, seorang adik cenderung

1. bangga dengan abangnya (atau kakak) .

Sewaktu sekolah rendah dahulu, saya sangat bangga dengan abang saya. Yelah, dia adalah orang pertama diantara kami bersaudara yang dapat masuk Sekolah Berasrama Penuh (SBP). Kalau sewaktu sekolah rendah pula, dia antara yang paling disayangi oleh cikgu dan kawan-kawan di sekolah. Jadi, kami adik beradik pun tumpang dihormati.

Masih ingat lagi ketika saya masih di bangku sekolah rendah, manakala abang saya form 1 di SMSTMFP (Haa..cari sendiri sekolah apa), saya selalu menyebut-nyebut dan membanggakan abang saya depan kawan-kawan saya.

"Weh, abang aku masuk SBP"

"Mu tahu dok, kat sekolah abang aku ada Kelab Gunting Rambut?"

Syndrom ini berlanjutan, bahkan sampai saya masuk MRSM. Yang peliknya, saya masih lebih berasa izzah dengan abang saya yang dapat masuk SBP padahal saya sendiri dah berada di MRSM. Bagi saya, MRSM agak "bollok" (uncool dalam bahasa kelantan) berbanding SBP. (Ye ke?)

p/s: Walaubagaimanapun, bermula form 4, saya dapat merasakan bahawa masuk MRSM ni cool dan lebih besar nikmatnya berbanding SBP. Heee..

Walaupun dalam dunia kami sendiri, kami saling bercakaran dan bertumbuk untuk berebut nak duduk kereta bagian depan, dan berebut tidur katil double Decker bagian atas,
namun,
saya masih akui bahawa saya selaku seorang adik pernah satu ketika (even sekarang pun) bangga mempunyai seorang abang walaupun bagi orang lain, dia biasa-biasa saja.

kenangan 1988. waktu kecil adalah waktu paling indah, kerana kita tidak pernah berDOSA.

Oleh itu, kalau anda merasakan seolah-olah adik anda tidak ada rasa bangga dan hormat terhadap anda, maka sebenarnya anda silap. Kerana walau seteruk mana pun anda selaku abang, seorang adik tetap akan berbangga dan ada rasa respek terhadap abangnya walaupun hanya sedikit. Ini saya observe pada adik dan abang saya sendiri.

2. Emotionally needy.
Seorang adik, pada pandangan saya sering mengharapkan perhatian dan care dari abang atau kakaknya.
Nak dijadikan ceghiter, saya ada seorang sahabat lama. Beliau punya sangat banyak abang dan kakak. Dalam keluarganya beliau adalah anak bongsu. Beliau sering curhat kepada saya mengenai masalah yang menimpa keluarganya. Bagaimana complicated-nya berada dalam kelurga yang jumlah adik-beradik ramai, dan paling menyedihkan sudah tidak punya ibu dan bapa. Jadi, bahtera keluarganya di-komando oleh abang2 dan kakaknya.

Anywho, sahabat saya ini sering mengeluh, dengan sikap beberapa orang kakak dan abangnya yang boleh dikatakan jarang atau tidak pernah menghubunginya sama sekali sejak beliau study di Luar Negara. Padahal katanya, dia sangat perlukan care dari seorang abang.

Maka sejak saat itu, baru lah saya faham,
bahawa,
seorang adik sangat-sangat menginginkan kalau abang atau kakaknya sentiasa keep in touch dengannya walaupun dengan hanya call by phone semata-mata untuk bertanya kabar. Ini lebih diperlukan seorang yang adik, berbanding pemberian duit atau hadiah yang lebih bersifat kebendaan yang fana.

Walaupun begitu, saya berpendapat, tingkat keperluan seseorang kepada care (emotional needs) juga bergantung kepada beberapa faktor.
-Yang pertama adalah faktor ranking anda (anak ke berapa) dalam keluarga.
-Kedua, perbezaan usia antara abang/kakak dengan adik.
-Ketiga, jumlah abang (atau kakak) yang kita punyai dalam hidup.

Buktinya, adalah saya sendiri. Tidak seperti keadaan yang berlaku pada sahabat saya tadi, alhamdulillah saya merasakan bahawa saya tidak terlalu menuntut agar abang saya care dengan saya. Entahlah. Mungkin kerana faktor kedua, yaitu jarak usia antara saya dan abang tidak jauh. Dan kerana saya hanya ada seorang abang, menyebabkan saya tidak terlalu dimanjakan sejak kecil. Wallahualam.

Jadi, sejak kecil lagi saya sudah mandiri. Sama seperti abang dan adik dibawah saya setelah UPSR kami dihantar abah ke ke sekolah asrama. Dari situ, saya sudah biasa protect diri sendiri terhadap cabaran atau di-bully dari orang lain. Bahkan, Sering kali orang lain konfius antara kami, siapa yang lebih tua? Saya atau abang saya. Kerana saiz badan saya sejak lahir lagi terlihat lebih besar berbanding abang saya, dan perwatakan saya yang menampakkan seolah-olah seorang yang protektif, lebih dominan. berbanding abang saya yang lebih soleh, sopan, dan pijaksemuttakmati di mata orang lain.


3. Cari pasal.
Seorang adik adalah seorang pencari pasal yang sangat teruk. cari pasal di sini bermaksud cari gaduh atau boleh diistilahkan sebagai "ngada2". Boleh jadi dalam bentuk gurauan, dan boleh jadi cari pasal yang serius yang bukan gurauan. Makanya jika kita perhatikan, dalam sesuatu pertelingkahan adik-beradik, biasanya yang memulakan pergaduhan adalah si adik, bukan si abang. Amat jarang seorang abang mulakan perkelahian atau pertikaman lidah. Cuba renungkan kebenaran teori saya ini. Betul kan?

4. Banyak komplen.
Banyak merungut, banyak mengeluh, atau banyak komplen. Semua membawa maksud yang sama. Yang menunjukkan sikap yang dalam bahasa lembut di panggil bermanja, dan dalam bahasa kasar dipanggil ngada2 dengan abang. Semua ini dilakukan oleh sorang adik terhadap abang atau kakaknya.
Akan tetapi, sebenarnya, sikap bermanja atau ngada2 ini sebenarnya mengindikasikan bahawa seorang adik itu punya kedekatan hati kerana bersikap terbuka,"apa adanya",  berterus terang tanpa selindung atau dengan abang atau kakaknya.  Kalau abang yang dapat tafahum dengan sifat psikologi adiknya yang manja ini, insya Allah tidak menjadi masalah. Yang jadi masalah adalah apabila abang yang egois dan tidak tafahum dengan adiknya sendiri.

Mungkin apabila bersama orang lain yang bukan abang, atau kakaknya, seperti member rapatnya, rakan sekerja, classmate, boss, atau majikannya , dia akan behave dan menjaga kematangan dan (bak kata orang indonesia) menjaga citranya. Namun bila bersama abang atau kakaknya, perwatakannya sedikit berubah.

Para pembaca sekalian,

Diharapkan Anda semua tidak salah sangka. Post yang tak seberapa, dalam blog yang sepi ini, bukan semata-mata mahu menceritakan mengenai keluarga saya atau pendapat saya yang kosong mengenai psikologi seorang adik. Namun, lebih dari itu, saya sebenarnya sedang memberi sebuah anekdot terhadap kehidupan kita.

Kerana,
Adik dan abang yang dimaksudkan disini bukan hanya merujuk pada persaudaraan yang berlaku antara seorang adik dan abang (atau kakak) yang seibu dan sebapa. Namun lebih dari itu, ia sebenarnya merujuk kepada firman Allah dalam al-Quran

Innama Al-Mukminuna Ikhwah "Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara" (al-Hujurat 49:10)


Mustafa Al-Maraghi dalam tafsir al-Maraghi menyatakan, bahawa 'ikhwat' bererti persaudaraan senasab, ayahnya adalah Al-Islam dan ibunya adalah Al-Iman. Mereka adalah adik beradik sekandung dari rahim Iman.

Lebih-lebih lagi, adik-adik seIslam dan seIman itu adalah adik usrah kita sendiri. Sudah tentu mereka juga harus kita treat (layani) seperti adik kandung kita sendiri, bahkan lebih special lagi berbanding saudara semuslim lain. Kerana seorang adik yang telah diistilahkan dalam bahasa Dakwah sebagai al-Mutarabbi adalah Aset, Benih dan Saham yang berharga buat kemajuan Ummat ini. Mereka adalah Agent Perubahan yang juga seorang manusia  biasa yang mempunyai Emosi, perasaan dan Psikologi yang patut kita (saya dan anda) kenali, fahami, dan kaji selaku seorang abang yang telah dimuliakan oleh Dakwah ini dengan gelaran Murobbi (pembina).

Jadi bagaimana sikap kita selaku seorang abang atau kakak apabila berhadapan dengan karenah dan psikologi adik2 kita ini? Nah, inilah masanya untuk mempraktekkan teori Psychiatry atau Psikologi (Bimbingan Kaunseling) yang kita belajar sehari suntuk siang malam selama 5-6 di bangku kuliah ini!

Bersabar dan sentiasa sedar bahawa kita adalah abang, dan dia adalah adik kandung kita yang telah berkongsi 'ibu' yang bernama Al-Iman, dan 'bapa' bernama Al-Islam.
Ketahuilah bahawa, sikap dan perangai yang ditonjolkan oleh adik kita, bukan dibuat-buat, sebaliknya ia adalah suatu perkara tabi'i yang telah dimasukkan oleh Allah sang pencipta ke dalam jiwa seseorang Bani Adam, Khalifah dan Hambanya di muka bumi.

Jadi, nak tak nak, ianya harus di compliment dengan penuh hikmah (bijaksana) dan contoh teladan yang baik oleh seorang abang atau kakak. Kecualilah anda mahu pasrah dan hanya berpuas hati jikalau dikategorikan sebagai seorang murobbi yang tak faham jiwa dan waqi' mad'u. Kalau saya, tak mahu masuk kategori macam tu!
Kenapa ia dinamakan Bulatan Osem Gembira (B.O.G)?
Kerana ia terdiri dari Abang Murobbi yang Osem
dan adik-adik yang Gembira kerana keOseman Abang dan BOG tersebut. ^^

Sekian. Selamat membina!
Nota kaki: Post ini sangat sesuai dibaca oleh para murobbi yang telah mengalami jatuh bangun dalam membentuk diri menjadi seorang murobbi sejati. Ia juga ditujukan kepada para murobbi baru yang sedang "terketar-ketar" rasa nak buat sesuatu untuk kemajuan dakwah ini.

Oleh yang demikian, tulisan ini tidak sesuai dibaca oleh mereka-mereka yang tidak ada LANSUNG cita-cita atau NIAT dalam hati untuk menjadi murobbi. Juga saaangat-sangat tidak sesuai dibaca oleh mereka yang hanya menunggu di'suap' oleh murobbi, tanpa mahu membahagikan 'suapan' murobbinya kepada mangsa-mangsa keadaan lain yang masih terkapai-kapai dalam kelaparan dan kegelapan Jahiliyah!

Sunday, July 15, 2012

Jangan jadi setan bisu!



Pelik sungguh sesetengah da'e. Emel/mesej yang penting dan mustahak brabis (bahasa Brunei untuk mustahak sangat2) tidak dibalasnya. kononnya

"tak reti guna YG"
"macam tak layak je nak respon"
"tak tahu cakap apa"

"sibuk exam esok"

tapi pada masa yang sama, dalam Fesbuk dsb bukan main lagi.

Like sana.

Share sini.

Comment sana.

Comment sini.

Padahal , sebenarnya kalau di perhatikan comment yang dibuat tak ada unsur2 dan tanda2 ianya urgent untuk di reply. Pendek kata, tak penting langsung!

"Hihi" sana. "Hehe" sini. smiley sana smiley sini.

Et lis (pinjam word APG), apa salahnya kalau reply di emel/mesej sebagai tanda dah terima atau hormat pada si pengirim mungkin sedang mengharapkan respon walaupun tak seberapa. Et lis reply jer
"noted", "ok faham," "ok bla4, enta dah makan? bla2"

Daripada diam membisu, membuatkan si pengirim emel/mesej pun musykil, "ni dah dapat mesej ke belum ni?"



Siapa tahu si pengirim emel/mesej sedang mengharapkan kita melakukan perbincangan demi untuk membuat keputusan penting yang urgent dan perlu direspon As Soon As Possible.

Inilah, natijahnya jika kita bersikap seperti Setan bisu.





P/S: Ayat yang digunakan agak  memang sengaja berbunyi kasar supaya membekas dalam hati ANDA yang kononnya dulu telah berjanji setia depan Allah untuk menjadi Pembela Agama ini.

"Mereka itu adalah orang-orang yang (sesungguhnya) Allah mengetahui apa yang ada dalam hatinya. Karena itu berpalinglah kamu dari mereka, dan berilah mereka nasihat, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang membekas pada jiwanya.” (An-Nisaa [4]: 63).

Monday, July 2, 2012

Apabila orang Bukan Islam bagi ISK,


Apabila seorang non-Muslim bernama John Green (mamat dalam video kat atas), boleh menceritakan  Sejarah Islam dengan awesome bergaya, maka kita sepatutnya berasa malu dengan diri sendiri.

Kalau kita yang kononnya sudah Muslim sejak lahir lagi, tapi tidak lagi punya passion ("ghiroh"/ semangat) untuk belajar sejarah kita sendiri,

Kalau kita yang solat paling malas pun, 5 kali sehari, dan mengucap 2 kalimah syahadah paling kurang 9x sehari, tapi masih tidak ada kemahuan untuk menyampaikan Sejarah Kita di hadapan manusia-manusia yang kurang bernasib baik yang belum pernah mendengarnya.

Maka, tidak mustahil Allah akan ganti kita dengan kaum lain yang lebih hebat berbanding kita dan lebih cinta akan dakwah, seperti si John Green ni.

Jika kamu tidak mahu pergi berjuang, pasti Allah akan memberi azab kepada mu dengan siksa yang amat pedih, dan akan mengganti kamu dengan kaum yg lain, sedang kamu tidak akan merugikan Dia sedikitpun, kerana Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (At-Taubah 9:39)

Anda mungkin berkata, "Saya tak ada knowledge macam John Green ni, Bang. Saya bukan Historian. Saya budak medic je."

Saya akan jawab,
"Fikir macam ni, brader. John Green ni dah la bukan Islam, tapi bersemangat bagi "ISK" (cerita sejarah Islam, kira bagi ISK la orkk? HeHe)  Dah la sejarah pasal orang Islam, bukan pasal agama dia pun. (sorry, tak sure pula agama dia apa).

Lagi satu, "ISK" yang disampaikannya mungkin bermanfaat pada Kita-Kita yang mendengarnya saja, tapi tak bermanfaat buat dirinya sendiri.

Anda yang sedikit confius akan bertanya, "Aik. Pulak dah. Sebab?"

Saya jawab, "Sebabb, sah2 la dia tak dapat pahala dan tak dikira suatu dakwah dan ibadah. Sebab beliau belum mengucap lagi (belum masuk Islam setakat ni. Wallahualam siapa tahu dia sebenarnya dah Muslim, atau akan masuk Islam suatu hari nanti. Insya Allah).

Jadi buat apa dia menyampaikan sejarah Kita, kalau tak ada faedah pun untuk diri dia sendiri? Kan2?

Sementara awak tuu yang dah Islam. Apabila awak menyampaikan sesuatu kebaikan walau sepotong ayat, maka kebaikan pun orang boleh dengar, pahala pun dapat. Bukan hanya 1 pahala, tapi boleh jadi double, triple, quadruple, "lima-pel", bahkan "jutaan-pel". Depends on;
1.how many followers you get (or how big your audience is)
2. and how much your words give impact in your followers (or audience) life."
"Barangsiapa yang mengajak (seseorang) kepada petunjuk (kebaikan), maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun."(HR. Muslim)
Maka mari kita bergerak wahai adik-kakok sekalian! Malu kita dengan John Green kalau tak cintakan Sejarah Kita Sendiri!

Sekian.

Friday, June 29, 2012

5 Simple Rules of Happiness

Sekeping foto kelihatan simple yang dishare dalam FB telah membuat saya termenung panjang. 
5 Simple Rules of Happiness. 

Entah kenapa, foto tanpa gambar yang mengandungi 5 point ini terasa lebih bermanfaat berbanding kitab-kitab Fikrah, dakwah yang pernah saya baca. Kenyataan yang agak melampau namun begitulah yang saya rasakan sekarang. Mungkin juga kerana kelima-lima mesej yang terkandung dalam gambar ini sangat kena dengan "Waqi'" (baca: kena atas batang hidung) saya pada saat ini. Entah lah.
 


Namun, sebenarnya, kata-kata yang simple yang mudah ditelan, di-digest, dan di-absorb seperti diatas lebih membuka minda dan hati kita untuk memperbaiki diri (baca: menTarbiyah diri) berbanding kata-kata yang lebih bombastic dan sophisticated, tapi sebenarnya hampeh macam penyedut hampagas.

Lebih baik kita amalkan semua perkara yang kita ketahui, walaupun ianya hanya sedikit, daripada kita mengamalkan hanya sedikit daripada segudang ilmu yang kita pernah ketahui.

Kalau tak salah ingatan saya, Prof Dr Muhaya pernah berkata,

"Seringkali kita ni tuan-tuan& puan-puan, banyak tahu (berilmu) tapi tak nak buat (beramal). Lebih baik kita tahu sedikit, tapi buat semua dan setakat yang kita tahu, daripada kita tahu banyak benda, tapi tak buat langsung atau buat sedikit saja daripada perkara yang kita tahu."

Sekian.